Selamat Bergabung

Kadang-kadang usilnya nggak ketulungan..tapi kadang-kadang,jahilnya kebangetan.Penuh canda tawa,suka duka dan kebersamaan diantara mereka selama 3 tahun ini.Dibumbui kisah persahabatan dan juga percikan asmara.Bagaimana jadinya?

Banner this blog

Kamis, 14 April 2011

WARNA-WARNI KISAH PUTIH ABU-ABUKU (JILID # 14)

Jadinya Gw berdiri setelah ditunjuk.Dan dengan resmi Gw ditunjuk sebagai salah satu yang ikut Gerak jalan itu.*keprok-keprok*
Apa jadinya nasib fans Gw entar yang pada jejeritan gara-gara idolanya ini nanti jadi hitam gara-gara gerakjalan itu.Apa jadinya bila sang idola mereka nantinya jadi sakit gara-gara kecapekan? Bagaimana mereka harus bertanggungjawab dengan hal ini.Padahal asset utama sang idola yah penampilan fisiknya.#plakkbertubi-tubi
Di kelas Gw juga ada beberapa anak yang juga ikut dalam gerakjalan kali ini.Diantaranya yaitu si Vicko silvando sang ketua kelas,Kevin Emannuel,duduknya dibelakang Gw.Masih inget kan?itu lho,yang Gw bilang matanya agak sipit,berkulit putih dengan rambut mohawk.Yang dibelakang Kevin juga ada sepasang teman sebangku yang juga ditunjuk,yaitu Fendy (Bukan si Ferdy sang peramai suasana lho).Juga si Irwan Pratama(Panggilannya Ache).Gw gambarin sedikit yah perawakan keduanya.Fendy tidak berkulit putih,tapi juga tak berkulit hitam yah antara coklat muda dan putih gitulah.Rambutnya hampir sama seperti rambut Kevin,orangnya juga lumayan tinggi.Kira-kira 170cm lah.Kalau Irwan,rambutnya agak tipis,keningnya lumayan lapang (bacanya Jenong,pesawat bisa mendarat kali yah..wkwkwkkwkk).Orangnya setinggi Fendy juga,Namun yang membuat ia menjadi perhatian beberapa cewek dikelas yaitu lesung pipitnya.Mega dan Fora contohnya,mereka paling suka menggoda Irwan.Yah apalagi kalau bukan tentang lesung pipitnya.Padahal kan lebih imutan akiu..*kedip-kedip* Menggoda disini bukan dalam artian seperti wanita yang sering nangkring di pinggiran jalan yang nyari penangkap kuupu-kupu malam lo,yah khas anak muda macam kami yang masih unyu dan menggemaskan inilah.Terutama si Alex*Nunjuk diri sendiri*
Beberapa teman lainnya yaitu seperti Ferdy(Nah kalau ini bener-bener sang peramai suasana).Kemudian ada Martin Febriyanto dan juga ada Reonalgen Christian.Yang terakhir tentunya tahu dong,dia yang nemenin mancing kemarin.hihihi..2 orang lagi yaitu Toni Kurniawan dan Jefrry.Nah 2 orang yang Gw sebutkan terakhir ini,terkenal sedikit aneh.Hihihi..Si Toni panggilannya Udin.Nah..dia tuh suka senyum-senyum sendiri,dan orang lagi ngomong serius,eh dia malahan ketawanya itu lho,ganggu banget.Dasar Gw nya yah kali yang terlalu kebawa perasaan.Hihiiii..Yang bikin dia unik yaitu Giginya yang kayak dono.Kok Gw jadi ngata-ngatain anak orang yah..Maaf yah teman-teman..Hihiihi..Kalau si Jefry perawakannya besar tinggi dan berkulit hitam dan dia sering jadi bahan ledekan,naganaganya karna dia suka ma si Lita,itu lho,cewek yang berani nantang Bapak Guru Akuntansi kami itu lho.Inget kan?Hah?ga inget?ya sudahlah*merajuk*.Mungkin terlalu banyak perkenalan yah?Tapi merekalah yang nantinya akan mengisi hari-hari,bulan-bulan dan tahun tahun Gw selama bersekolah di SMK Gw tercinta ini.*Berurai  airmata kekangenan*
Yah..Itulah sebagian murid-murid dari kelas kami yang mengikuti gerak jalan kali ini..Sementara dari Murid cewek,beberapa nama yang ikut yaitu diantaranya adlah Fora dan Ita Natalia yang merupakan perusuh berat di kelas,gak ada mereka gak rame.Hihihii.Kemudian ada si Arwinda Martarina ,Maya Sari (Dia ini satu-satunya Muslim dikelas kami,tapi sangat membaur dengan kami,kami nggak pernah nganggep dia berbeda :)  ).Yang lainnya ada Lita si penantang Guru Akun kami,Yuliana.
Satu hal mengejutkan lagi yang kudapati,bahwa ChaCha sudah pindah sekolah karna bokapnya yang berpindah tugas ke keluar kota.Hal ini Gw ketahui saat itu juga,karna diumumin oleh Pak Heryadi.Entah kenapa,mendengar hal ini Gw bukannya senang,malah merasa kehilangan.Gak ada lagi orang resek  yang adu mulut dengan Gw.Aneh aneh aneh..Ya sudahlah,jangan terlalu sinetron.Entar gak habis-habis lagi dan berseason panjang seperti Tersandung dan Cinta Pitring..
Keesokannya..
Hari ini merupakan hari pertama kami latihan gerak jalan.Salah seorang utusan Biksu Tong datang kekelas kami.(Emang Kera Sakti..wkwkwkk..aya-aya wae).Dia ini bukan cowok bukan cewek.Lalu apa?Yah tau sendirilah.wkwkwk.Dengan gaya lembut nan gemulai dia menyampaikan kalau yang Gerak jalan disuruh latihan keluar.Lalu setelah melaksanakan amanatnya,diapun berlalu dari depan kelas.Eh..pas dia sampe depan pintu,langsunglah dia jatoh.
"Boommmmmmmmmm...." Bunyinya seperti saat Irak mengebom palestina.Ckckckk...Ini mah terlalu dahsyat kali yah.Bodo ah..
Dan yang lebih mengejutkan..Itu orang kepalanya copot.Nggak ..nggak sampe segitunya kali.Kepalanya kebentur tembok.Dan langsung pingsan.Yah..Bergegas tuh Ibu Guru,waktu itu lagi pelajaran Ibu  Empi,Langsung heboh sendiri.
"Cepat angkat.." waktu itu Suandi dan Candra Usin yang duduk paling depan.Dan mereka yang disuruh mengangkat tuh bocah yang kejedot.Kami yang mau gerak jalan langsung ngeloyor pergi aja,Bukannya nggak ada rasa kepedulian.Tapi kan emang udah kewajiban dan tugas kami untuk tetap mengikuti Latihan pertama Gerak jalan ini *alibi*.Walau Halangan,Rintangan membentang tak jadi masalah dan tak jadi beban pikiran.#jiah..lagunya kera sakti lagi nih.
Cuma yang jadi pertanyaan Gw tuh,Tuh anak akankah Amnesia?

Selasa, 12 April 2011

WARNA-WARNI KISAH PUTIH ABU-ABUKU (JILID # 13)

Cilaka..apa yang akan terjadi ?#lebay..sebenernya sih biasa saja..hihihii..secara udah pernah juga jadi ketua kelas waktu SD dan SMP.
Tapi...tetep aja deg-deg..Hiihihiiii..Ya wajrlah,namanya juga manusia.
"Kamu yang kurus.Sebelah kiri dari Ibu."Deng deng deng,musik tanda tsunami akan datang tiba-tiba saja mengudara dan melayang-layang di kuping Gw..Keringat dingin terus mengucur tanpa henti-hentinya..Jantung berdegup seperti mau keluar..*halah..abaikan ini XD*
Hufh..leganya..rupanya si davis yang ditunjuk,untung bukan Gw,secara Gw nggak mau lagi jadi ketua kelas,pengen jadi rakyat jelata biasa saja.*pengalaman buruk waktu SMP*
Dari baris keempat...
"Yang seperti perempuan."
Semua orang bertanya-tanya,nggak semua kali yah.Tapi Gw gitu kok.'Seperti Perempuan maksudnya apa coba?Apa banci?wkwkwkwkwkk [lol]
Rupanya yang ditunjuk bu Delfi si ferdy,sang peramai suasana.
"Kok saya dipanggil yang seperti perempuan sih bu?Saya salah apa bu?kenapa Ibu tega begitu."
"Nah kan.Ibu baru ngomong tiga kata kamu udah ratusan kata."
"20 kata aja nggak nyampe bu."sahut si ferdy lagi.
"Nah kan,kamu nyahut terus jika Ibu ngomong."Ibu Delfi berjalan menuju bangku ferdy..sepasang bola mata satu kelas menatap mulai dari langkah pertama Bu Delvi hingga sampai bangku Ferdy.Angin topan berderu-deru diluar kelas,saling bersahutan dengan para Ibu-ibu di pasar..lah apa hubungannya..wkwkwkwkk.
Tangannya diangkat salah satu..*Seluruh siswa menahan nafas tegang.*Bu Delfi mengarahkannya di wajah Ferdy.. *Owh..*
Tapi ternyata berbelok kekiri menuju telinga Ferdy..Dan memegang telinganya.Mau sensus kotoran kuping siswa bu? XD
Ternyata,Bu Delfi menemukan anting di sebelah telinga kanan Ferdy..Sebenernya bukan anting seperti anak perempuan sih..Tapi lebih kepada anting - anting cowok anak punk..yeah..Rock man !!!Cihuyyyy..
"Apa yang ibu pegang ini?" tanya Bu Delfvi
"Anting bu."
"Bagus kalau kamu tau ini Anting.Tapi apa kamu tau juga Anting biasanya dipakai sama anak perempuan"
"Tau bu."ujar Ferdy polos tanpa tau maksud Ibu Delfi.
"Nah kalau kamu tau kenapa kamu pake ini anting."Teriaknya membahana.Serius dah..kali ini nggak dilebay-lebaikan,memang kenyataannya kayak gini.Sampai bergema tuh di kelas.Dahsyaaattt..
"Yah..ikut-ikutan temen aja bu."
"Sekarang..kamu copot itu anting.Atau kalau kamu masih tetep pakai itu anting,kamu jangan pernah masuk pelajaran Ibu.Mengerti?"
"Iya bu."
Akhirnya kejadian menegangkan itu berlalu juga,dan Vicko keluar sebagai pemegang suara terbanyak.Dan wakilnya dipilih oleh ketua kelas sendiri.Dan yang dipilih Vicko yaitu seorang cewek yang duduk sebangku dengannya.Namanya Stephanie.Atau biasa dipanggil orang Fani saja..
Seusai pelajaran Matematika,
Pelajaran kali ini adalah Ilmu Pengetahuan Alam,salah satu pelajaran favorit Gw mulai dari lahir ampe sekarang..Jangan heran kalau dari Bayi Gw udah suka IPA..Gimana bisanya?ya dibisa-bisain ajalah.hehe..Tentunya Guru baru lagi dong.Minggu ini kan minggu pertama masuk sekolah.Jadi semua guru pun belum dikenal..Yang baru Gw kenal yah Pak Asia,terus Bu Novi sama Bu Empi.Ada yang ketinggalan nggak?hihihiii..Entar  juga pada tahu semua guru-guru Gw.Guru IPA kami yang baru ini berbadan bongsor dan sedang hamil pula.Namanya Bu Erma..Ia juga berkerudung sih.hihihi..Suaranya terdengar lantang dan tegas.Dan sorot matanya  menukik tajam seperti tendangan para pemain bola internasional ke gawang lawan ketika sedang melakukan penalti ke gawang lawan.Lo kok jadi ngomongin bola..ckckck
"Berdiri.Beri hormat."
"Pagi bu!!."
Sebenernya Gw kurang sreg sama perintah ketua kelas yang satu ini,Dan selama Gw jadi ketua kelas sewaktu SMP Gw nggak pernah ngucapin kaya gini,nggak tau kenapa,Gw rasa,makna 'Hormat' disini terdengar seperti hendak melakukan hormat pada saat upacara.,Yah ..mungkin Gw yang terlalu ambil pusing dengan kosakata yang satu ini.Ya sudahlah..hihihii..yang kecil nggak usah digede-gedein..Hidup udah sudah,jangan dibikin tambah susah *nasionalis Gw tumbuh *
Seperti biasanya,si ferdy nyeletuk lagi..
"Bu..hamil berapa bulan?"
Namun Bu erma hanya diam saja..Dan tak bergeming..seperti sedang memendam sesuatu.Menurutku sih pertanyaan ferdy wajar-wajar saja dan sah-sah aja.Tapi.Ya sudahlah..itu haknya orang buat ngelakuin apa yang diinginkannya.Baru Bu Erma ngajar,masuklah guru baru yang tak kalah asingnya bagi kami.
"Tok..tok..tok.."
Setelah mengetuk pintu,guru baru itu masuk..Guru pria dan umurnya Gw perkirakan masih 20-an..Perawakannya agak kurus namun hitam manis.jiah...Gw nggak nilai sendiri,minjem penilaian temen cewek depan Gw.Si Ventory Naomi Hailana(Mirip nama jepang yah?tapi orangnya sama sekali nggak berwajah seperti orang jepang.hihihi) dan Caroline(Yang ini emang mirip ma orang bule,seperti dari namanya) sempet bisik-bisik pas guru baru itu berjalan,sebenernya bukan guru baru sih,udah beberapa tahun ngajar,mungkin karna kami nggak kenal kali yah.Jadi setiap guru yang baru kami lihat,yah kami panggil guru baru :)
Beginilah percakapan dua insan itu.
Ventory     : Hitam manis yah bapaknya ...seneng deh.
Caroline    : Hah..nggak salah lu ven?kayak gitu hitam manis.ya    ampun..Itu hitam legam kali..
***
Sumpah...ngakak Gw liat ekspesi Si Ventory sama Elen (Nama panggilannya).Yang satu lagi seneng-senengnya muji,eh seperti disambar petir di siang bolong ketika si Elen menyatakan mentah-mentah tentang ketidaksetujuannya pada Ventory..Hihihii...
"Pagi anak-anak.Nama Bapak adalah Heryadi.Bapak disini karna ingin memilih anggota untuk gerakjalan sekolahan kita nanti.Karna tidak lama lagi akan ada lomba gerakjalan antarsekolah dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Negara kita.Untuk itu,Bapak akan menunjuk beberapa anak di kelas ini dan juga di kelas lainnya untuk ikut berpartisipasi."
Gw udah  mesem-mesem saja,karna sama sekali gak berminat untuk ikut.Dan gw udah menekuk kaki Gw biar kelihatan lebih pendek lagi,karna rata-rata yang dipilih pasti berbadan relatif lumayan tinggi.
"Kamu.."
Sial..kali ini bukan lagi nunjuk si papis alias davis,tapi bener-bener nunjuk ke Gw..Padahal gw udah menekuk kaki..Dasar si Davis nih yang agak pendek,makanya Gw terlihat jadi lebih tinggi.Padahal tinggi gw tuh standar banget.cuma 167cm doang..hufh...

WARNA-WARNI KISAH PUTIH ABU-ABUKU (JILID # 12)

"Emangnya Alex kenapa."sambar Vicko seolah penasaran dengan apa yang terjadi pada Gw.Jiahhh...Si Reo ditanyain gitu malah terkikik kayak orang struk kecacingan..*baru denger kan?Gw juga*Pada ngumpul lah anak-anak laen..Mau nggak mau,karna terus didesak..Akhirnya Gwpun cerita yang sebenarnya pada mereka.Tampak yang lain pada senyum mesem-mesem,seolah kejadian kemaren yang ku alami adalah sebuah humor segar nan menggoda.APA MEREKA TIDAK TAHU AKAN KETIDAKBERDAYAANKU?Hufh..
Tapi Ya Sudahlah..Akhirnya ceritaku pun bersambung ke season berikutnya karna kebelet pipis ...hahahha..Eh si Reo karna penasaran terus mengikuti jejak kakiku..Ketika sampai Wc dia pun nanya lagi.
"Gimana lu bisa lolos Lex dari dekapan tuh orang?"
"Bahasa lu tinggi amat..dekapan..jiakakka..kayak bahasa penculik saja."ujar Gw terkekeh.
"Aih...Gw serius."Ujar Reo mengkerutkan dahinya.
"Lu nggak diapa-apain kan?apa lu udah..udah........gak perjaka lagi."tanyanya sambil menggigit jari.
Beuh...tuh ni anak cari mati,berani berkata demikian di depan Gw..emang eke cowok apaan..hihihiii
"Ya nggak la.Secara Gw tuh jagoan..Beuh...Udah Gw sikat kalau dia berani macam-macam.."
"Lantai kaleee disikat."
Gw pun nyeritain lanjutan cerita Gw yang berseason tadi pada tuh anak.Reo terbahak bahak denger cerita Gw.
"Hahahaha...Lex..Lex...Untung lu pinter dikit bro.Tapi bego juga ya tuh orang." *beuh..Alex dilawan*
****
Bel tanda masuk ke kelas telah berbunyi lagi.Aktivitas belajar mengajar pun kembali normal setelah cerita Gw yang tidak normal tadi..*apa sih..ga nyambung..hihihi*
Pelajaran hari ini adalah Matematika,guru baru kami ini berperawakkan kecil nan bersuara nyaring..dan ternyata..Dialah wali kelas kami,namanya Bu Delvi..Dan sekarang pemilihan ketua kelas pun dimulai.
"Karna Ibu adalah wali kelas kalian,Sekarang kita buat pemilihan ketua kelas.Dan siapa disini yang bersedia mencalonkan diri jadi ketua kelas."ujarnya melengking.Gw liat si Vicko ma Kevin yang duduk di belakang Gw nampak membicarakan kelengkingan suara wali kelas kami itu.ckckck..Jangan ditiru yah..Ini ga baik..*Ce ile*
kriikkkk..kriiikkk.kriiikkkkk...Kelas sangat sepi karna tak ada seorangpun yang bersedia.Mau jadi apa bangsa dan negara ini jika tidak ada pemimpinnya?ckckck..Dasar nih kelas Gw *termasuk Gw*
"Baiklah kalau begitu,kalau tidak ada yang bersedia.Sekarang,dari masing-masing barisan akan ibu pilih satu orang.4 orang ini kemudian akan kalian pilih sendiri.Dan yag mendapatkan suara terbanyak,dialah ketua kelas kalian."Gila ni guru,ngomongnya nggak berhenti,nafasnya panjang amat yak..makan apa sih?padahal kecil begitu.Hihihiii..Haduh..maafkan Tuhan,anakmu ini memang keterlaluan,ngatain guru sendiri.ckckck
Dari baris pertama..
"Kamu...Yang paling pojok..baris kedua."Tunjuk Ibu Delvi.
"Hah?" Arwinda yang ditunjuk Bu Delvi nampak diam terpaku..seolah tak percaya dengan hal yang baru saja dialaminya.Tapi kemudian dia mengangguk setuju.
Prom baris kedua.. (Gw udah mau ngakak ketika dia bilang prom.. ibunya ora iso nyebutin 'f' wkwkwkkwkkk).
Tawa Gw tiba-tiba tak terbendung lagi dan pecah begitu saja.Semua orang melihat dan memperhatikan Gw.Gw pun menutup lagi mulut Gw untuk meredam perhatian massa.Dan sepertinya Bu Delvi nyadar penyebab Gw ketawa,untungnya dia nggak bisa berbut apa-apa karna mungkin saja malu jika dia menghukum diriku yang unyu dan menggemaskan ini..Hiihihiiii
"Kamu."ujar Bu Delvi lagi dengan suara lengkingannya yang begitu memekakkan telinga.Kali ini,yang ditunjuk oleh Bu Delvi bernama Vicko.Dia salah satu temen baru Gw dikantin,masih inget kan dengan kejadian tekwan 'dingin' di kantin sekolahan Gw itu.Dengan sigap dia menangguk setuju..widih..calon ketua kelas kuat nih kayaknya.Padahal waktu tadi dia sibuk gosipin Ibu Delvi bareng Kevin.
Dari baris ketiga...(Ibunya udah insyaf kali yah pake bahasa inggris)
"Baris ketiga."
Itu kan baris Gw.. = =' .. Denyut Jantung Gw tiba-tiba berhenti..*halah*

Sabtu, 09 April 2011

WARNA-WARNI KISAH PUTIH ABU-ABUKU (JILID # 11)

Ada orang bilang "Petiklah hikmah dibalik musibah." dan ternyata,musibah pingsannya si Santa berimbas baik pada kami anak 1 AK 1..thanks for you San! you are my hero :D *abaikan ini*

Setelah kami kembali  ke kelas,Pelajaran terakhir yaitu B.H...eh salah...maksudnya B.K hehehee..Dan guru baru pun memasuki kelas kami.

"Trap..trap..trap..trap..trap..."

Langkah sepatunya terdengar dengan jelas dalam kelas.Waduh..dari langkah kakinya saja sudah seperti itu,bagaimana nasib diri Gw yang unyu ini entar?uhhh..
Terlihat sebuah sosok wanita berjilbab memasuki kelas dengan langkah yang cepat.Kelas menjadi sepi dan senyap..

Rabu, 06 April 2011

WARNA-WARNI KISAH PUTIH ABU-ABUKU (JILID#10)

"Kamu...Kamu pikir,apa yang baru saja kamu katakan tadi.''Tatap Bu Empi tajam seperti seolah Macan yang hendak menerkam Mangsanya.Kamis semua menhan nafas seketika.

"Saya bilang saya haus Bu.."
Semua yang ada disitu mulutnya menganga(terbuka) lebar mendengar bantahan jawaban Ferdy yang ngeyel bin berani.

"Kamu berani menjawabnya."Bentak Bu Empi seperti orang kesetanan.

Mulut kami terbuka semakin lebar dan hati cenat-cenut tak karuan..You know me so well lah..

"Ibu kan nanya."
Mulut salah seorang dari kami terjatuh saking lebarnya menganga mendengar jawaban Ferdy yang semakin hot.*halah*